Tentang LPP ISQI Sunan Pandanaran
Lembaga Penelitian dan Publikasi (LPP) Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran Yogyakarta merupakan unsur pelaksana akademik yang memiliki mandat strategis dalam mengembangkan ekosistem penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan keilmuan di lingkungan perguruan tinggi. LPP hadir sebagai bagian penting dari komitmen ISQI Sunan Pandanaran dalam membangun tradisi akademik yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan nilai-nilai Al-Qur’an, kepesantrenan, serta kemaslahatan masyarakat.
Read moreKeberadaan LPP tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang ISQI Sunan Pandanaran yang tumbuh dari rahim Pondok Pesantren Sunan Pandanaran (PPSPA), Yogyakarta. PPSPA merupakan pesantren tahfidz Al-Qur’an yang berdiri sejak tahun 1975 atas prakarsa KH. Mufid Mas’ud. Sejak awal berdirinya, PPSPA memiliki komitmen untuk mengembangkan pendidikan Al-Qur’an dan ilmu keislaman sekaligus membentuk generasi yang memiliki kedalaman spiritual, keluasan wawasan, dan kepedulian terhadap kehidupan sosial. Tradisi keilmuan tersebut kemudian berkembang melalui pendirian berbagai lembaga pendidikan formal hingga pada akhirnya melahirkan perguruan tinggi berbasis pesantren.
Pada tahun akademik 2012/2013, Yayasan PPSPA mendirikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Pandanaran sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat dan alumni akan pendidikan tinggi Islam yang mampu meneruskan tradisi intelektual Qur’ani. Pada tahap awal, STAI Sunan Pandanaran menyelenggarakan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) serta Ilmu Tasawuf (IT), kemudian berkembang dengan hadirnya Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Perkembangan kelembagaan, akademik, dan sumber daya manusia kemudian mengantarkan STAI Sunan Pandanaran bertransformasi menjadi Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran. Transformasi tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan kelembagaan karena memperluas ruang pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta jejaring akademik. Dalam struktur kelembagaannya, ISQI Sunan Pandanaran menaungi Fakultas Ushuluddin, Fakultas Dakwah, dan Fakultas Tarbiyah.
Dalam konteks transformasi tersebut, LPP memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan ISQI. LPP diarahkan untuk memastikan bahwa kegiatan penelitian tidak berhenti pada produksi pengetahuan, tetapi berkembang menjadi publikasi ilmiah yang berkualitas, relevan, terukur, dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Show less
Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.